01 — CORE ANALYTICAL FRAMEWORK

Three layers, one direction of data flow.

Klik setiap lapisan untuk melihat detail transformasi, output schema, dan tanggung jawab.

Biology

Static biological pattern as input

Pola dermatoglyphic — terbentuk di trimester pertama kehamilan dan tidak berubah seumur hidup. NPA tidak menjadikan pola ini sebagai 'identitas', melainkan sebagai sinyal biologis statis dengan properti stabilitas tinggi.

  • ·Input source: 10-finger dermatoglyphic scan (static, non-temporal)
  • ·Capture device-agnostic — tidak terikat pada satu perangkat tertentu
  • ·Tidak ada data perilaku, biometric authentication, atau wearable signal
layer · biology
ridge_count[ 12, 14, 11, 9, 10 ]
pattern_codeL · W · L · A · L
core_position(0.42, 0.61)
stability_score1.000
02 — WHITE-LABEL ARCHITECTURE

Engine kami, layer interpretasi Anda.

Tiga zona dengan boundary yang tegas. Setiap zona punya owner, contract, dan tanggung jawab yang berbeda.

ZONE · A

NPA Engine

Capture orchestration · signal normalization · indicator computation · output schema.

Signal pipeline
Normalization core
Output API
owner: NPA
ZONE · B

Contract Boundary

REST API · JSON Schema · audit log · rate limit.

POST /v1/output
schema: npa.v1
HMAC-signed
owner: shared
ZONE · C

Partner Layer

Brand interpretation · narrative · UI/UX · recommendation engine · end-user.

Interpretation layer
Brand UI
End-user product
owner: partner
Decision responsibility firewall: Zone A ↔ B = NPA accountability. Zone C = partner accountability. Tidak ada data interpretasi yang melintas balik ke Zone A.
03 — RESPONSIBILITY MATRIX

Yang kami lakukan, dan yang dengan sengaja kami tinggalkan.

WE DO
WE DON'T
Memproses sinyal biologis statis
Memproses sinyal perilaku, wearable, atau biometric authentication
Menghasilkan indikator numerik terstandarisasi
Menghasilkan kesimpulan, label kepribadian, atau ranking
Menjamin determinisme & audit trail
Menjamin akurasi prediksi end-state
Menyediakan schema & contract API
Menyediakan UI, narrative, atau recommendation logic
Mendukung mitra lewat governance & compliance
Menghubungi end-user mitra secara langsung
Menyimpan request log untuk audit teknis
Menyimpan identitas individu di luar tenant scope
04 — OUTPUT SAMPLE

Apa yang sebenarnya keluar dari engine.

Output adalah data — bukan kesimpulan. Schema stabil, deterministic, dan terdokumentasi sebagai contract.

200 OK · 412 B
{
  "request_id": "npa_req_01HF8N7K3XQZ9YR2V5W6M8C4P1",
  "tenant_id": "tnt_edutech_acme",
  "captured_at": "2026-05-20T09:42:18.116Z",
  "schema_version": "npa.output.v1",

  "indices": {
    "ridge_count_total": 142,
    "ridge_density_index": 0.642,
    "asymmetry_index": 0.184,
    "complexity_score": 0.71,
    "pattern_distribution": {
      "loop": 0.6,
      "whorl": 0.3,
      "arch": 0.1
    }
  },

  "metadata": {
    "stability_score": 1.000,
    "capture_quality": 0.97,
    "ref_population": "ID_2024_v3",
    "engine_version": "npa-engine-3.4.1"
  },

  "interpretation": null,

  "_disclaimer": "Output ini adalah data, bukan kesimpulan. Interpretasi adalah tanggung jawab tenant."
}

interpretation: null bukan typo. Ini adalah promise.

05 — INTEGRATION

Tiga langkah, hands-on dengan tim integrasi kami.

01

Capture

Mitra mengintegrasikan SDK capture (mobile/web) atau menggunakan device partner certified.

02

Process

Sinyal dikirim ke engine via signed request. Normalisasi bersifat deterministic — input yang sama menghasilkan output yang sama.

03

Receive

Output terkirim via webhook atau polled. Brand mitra mengelola interpretation layer & UI.

Discuss integrationView pricing